
Menurut GM PG Glenmore Sugondo rapat Pra FTK ini untuk mematangkan persiapan musim giling tebu tahun 2025. “PT SGN Pabrik Gula (PG) Glenmore Banyuwangi menggelar rapat koordinasi pra Forum Temu Kemitraan (FTK) sebagai persiapan musim giling tebu tahun 2025,” ungkap GM PG Glenmore Sugondo.
Persiapan ini meliputi kesiapan pabrik dan kebun agar proses giling berjalan lancer untuk mendukung operasional musim giling. General Manager Sugondo menekankan pentingnya sinergi dengan petani mitra dan pemangku kepentingan lain untuk mencapai target produksi dan mendukung ketahanan gula nasional.
PG Glenmore, yang merupakan unit usaha dari PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas giling tebu dalam beberapa tahun terakhir. Pada musim giling sebelumnya, PG Glenmore berhasil menggiling sebanyak 946.967 ton tebu, meningkat 129 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk musim giling 2025, PG Glenmore menargetkan untuk menggiling hingga 1.062.000 ton tebu dan memproduksi sekitar 84.000 ton gula. Sugondo menegaskan PG Glenmore akan aktif menjembati para mitra untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman mulai dari hulu sampai hilir sehingga pertanian tebu terus berkembang.
Sugondo menekankan pentingnya kerjasama yang solid dengan para mitra, khususnya petani tebu. “Kami berharap dengan dukungan mitra, proses pesiapan sampai penggilingan tebu musim tahun 2025 berlangsung lancar dan sesuai target. Musim giling tahun 2024 lalu lancer kami harap musim 2025 ini lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurut dia, tebu sudah banyak yang siap giling. “Untuk awal giling tebu, pertimbangan utama kemasakan. Jadi pertembangan giling yang pas dan paling ideal,” ujarnya. Selain itu, adanya tebu yang berbunga juga perlu diperhitungkan agar produksi tebu tetap terjaga baik.
Sejumlah mitra petani tebu yang hadir menyampaikan masukannya. Antara lain Haji Mudjianto, H Sunarsis, H Markijo, Arief Budianto, Saiful Amin dan Izmaul Haqi. “Kami juga beharap musim giling tahun 2025 ini lebih baik dari tahun 2024 lalu dan berjalan lancer sesuai dengan harapan kita semua,” kata Haji Mujianto yang berada disamping GM PG Glenmore Sugondo.
Mohammad Izmaul Haqqi, Direktur Produksi Perusahaan Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember berharap banyak mendapatkan bimbingan dalam musim giling tahun 2025. “Kami baru tahun ini ikut giling tebu kami mohon bimbingannya,” kata Mohammad Izmaul Haqqi, Direktur Produksi Perumda Perkebunan Kahyangan Jember.
Saiful Amin, salah satu petani tebu meningatkan pentingnya mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan. Sehingga, jika ada sesuatu yang terjadi segera tertangani dan ada solusi yang terbaik. (gama)