
SEKARKIJANG.JEMBER – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk dunia akademik. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Jember menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung keberhasilan program tersebut melalui penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan profesional di bidang pangan. Program MBG sendiri telah berjalan secara nasional sejak Januari 2025.
Ketua Program Studi THP FTP Universitas Jember, Lailatul Azkiyah, S.TP., M.P., Ph.D., menegaskan bahwa alumni THP memiliki kompetensi yang sangat relevan untuk berperan sebagai tenaga ahli pangan dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani penyediaan makanan bergizi bagi siswa.
Menurutnya, keterlibatan alumni THP dalam pengelolaan program gizi masyarakat bukanlah hal baru. Saat ini, sejumlah lulusan THP FTP UNEJ telah dipercaya untuk berkontribusi sebagai tenaga ahli pangan di berbagai SPPG.
“Prodi THP FTP Unej telah banyak menghasilkan alumni yang berkiprah sebagai tenaga ahli pangan dalam program SPPG. Hal ini terlihat dari meningkatnya permohonan surat keterangan kompetensi yang diajukan alumni sebagai salah satu persyaratan profesional di bidang tersebut,” ungkap Azky.
Ia menambahkan bahwa peran tenaga ahli pangan sangat penting dalam mendukung keberhasilan program MBG, terutama dalam menjamin kualitas gizi, keamanan, serta mutu makanan yang didistribusikan kepada siswa dalam jumlah besar.
Kesiapan alumni THP didukung oleh kurikulum yang dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja dan tantangan sektor pangan nasional. Mahasiswa dibekali dengan kompetensi melalui berbagai mata kuliah inti yang sangat relevan dengan implementasi program MBG, antara lain HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points), Keamanan Pangan, Gizi Manusia, Regulasi Pangan, serta Jaminan Mutu Pangan.
“Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif mengenai penyusunan pangan bergizi, pengendalian bahaya pangan, standar keamanan pangan, pemenuhan regulasi, hingga sistem penjaminan mutu makanan,” jelasnya.
Dengan bekal kompetensi tersebut, alumni THP diharapkan tidak hanya mampu merancang menu yang memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga memastikan setiap produk pangan diproses secara higienis, aman, sesuai regulasi, dan memenuhi standar mutu yang ketat.
Dukungan dari Prodi THP FTP Unej ini menjadi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda melalui program MBG. (art)