Lilik Niamah menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut menjadi bentuk kepedulian sesama manusia bagi pasien di rumah sakit yang membutuhkan darah. “Ada puluhan pendaftar yang lolos donor darah saat kegiatan Harmoni Pagi FTP Unej,” ungkap alumnus FTP Unej angkatan 1988 tersebut.
Dia menilai, antusiasme civitas dan alumni Unej dalam kegiatan donor darah cukup tinggi. “Civitas dan alumni FTP Unej yang daftar sebenarnya lebih banyak lagi tetapi ada sebagian kecil yang tidak lolos karena tensi terlalu rendah atau tinggi, HB tidak standar atau berat badan tidak mencukupi,” ujarnya.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Jember dua periode itu menuturkan banyak manfaat dari donor darah aktif. “”Jika pendonor aktif dua bulan sekali ikut donor darah maka badan tetap sehat. Pertama dua bulan sekali tensi dan HB darah akan dicek sama petugas kesehatan. Jika ada masalah akan dapat edukasi dari petugas,” ujarnya. Selain itu, juga ada deteksi terhadap sejumlah penyakit menular.
Kemudian menurunkan resiko terkena sejumlah penyakit seperti jantung, kanker, kolesterol, meningkatan produksi sel darah. Juga bisa menurunkan kelebihan zat besi, juga meningkatkan kerja ginjal. “Jika darah diambil maka tubuh akan memproduksi darah baru. Ini bikin tubuh tambah lebih sehat,” ungkapnya. (wahyu)