
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penanggulangan Bencana dan SDM Markas PMI Kabupaten Jember, Wachid Budi Santoso, menegaskan bahwa pendataan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah krusial untuk masa depan pembinaan generasi muda. “Data akurat yang dikumpulkan oleh para relawan di lapangan akan menjadi rujukan utama kami dalam merancang program-program strategis PMI ke depan. Ini termasuk pembinaan Palang Merah Remaja (PMR), edukasi kesiapsiagaan bencana sejak dini, pelatihan pertolongan pertama, serta berbagai aksi kemanusiaan lainnya langsung di lingkungan sekolah,” ujar Wachid Budi Santoso
Para relawan KSR di lapangan melaksanakan proses pendataan secara sistematis. Mereka mengedepankan ketelitian, koordinasi yang kuat dengan pihak sekolah, serta tanggung jawab tinggi guna memastikan validitas data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui inisiatif ini, Bidang SDM PMI Kabupaten Jember menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan organisasi yang berbasis pada data riil (data-driven).
Mengingat Kabupaten Jember memiliki ratusan satuan pendidikan di jenjang SMP/MTs, keberadaan database yang lengkap dan terintegrasi ini diharapkan mampu, 1. Meningkatkan efektivitas program agar lebih tepat sasaran.
- Mempermudah koordinasi tanggap darurat dan simulasi kebencanaan di sekolah.
- Memperluas jangkauan sosialisasi nilai-nilai kemanusiaan ke sekolah-sekolah di pelosok Jember.
Dengan sinergi yang kuat antara relawan, sekolah, dan PMI Kabupaten Jember, program kepalangmerahan diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara lebih merata oleh seluruh pelajar di Kabupaten Jember. (art)