
Untuk memanjakan para calon jemaah umroh hyang akan vaksin meningitis, RS Cahya Medika memberikan kemudahan akses fasilitas vaksin meningitis. ‘ Saat ini, masyarakat Bondowoso maupun sekitarnya yang akan melaksanakan ibadah ke Tanah Suci bisa mendapatkan vaksin meningitis di Rumah Sakit Cahya Medika. Dengan harga cukup terjangkau yaitu Rp. 350.000,- para jemaah bisa mendapatkan pelayanan maksimal,” ujarnya.
Calon jemaah ditangani langsung oleh dokter bersertifikat resmi vaksin internasional serta tenaga kesehatan yang profesional. “Yang pastinya menggunakan vaksin yang aman dan halal,” terangnya. Selain itu, juga dilengkapi dengan buku kuning / ICV (International Certificate Vaccination) yang telah mengantongi izin resmi oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK).
Bahkan, RS Cahya Medika menyediakan ruang executive untuk para calon umroh yang akan vaksin. Dengan adanya ruangan executive yang disediakan secara khusus menambah nilai plus dalam pelayanan di RS tersebut. Fasilitas ini dapat membuat para jemaah yang akan vaksin menjadi aman , nyaman dan tenang. “Kurang lebih sudah ratusan umroh yang telah mempercayakan vaksin meningitis di RS Cahya Medika Bondowoso,” terangnya.
Vaksin dilakukan langsung di RS Cahya Medika pada hari Senin dan Selasa (pukul 14.00 – selesai ) serta hari Sabtu (pukul 08.00 – selesai ). Untuk alur yang ada juga sangat sederhana sehingga memudahkan para calon jemaah umroh . “Calon jemaah hanya perlu mengisi data dalam bentuk google form. Kemudian setelah ditentukannya jadwal, calon jemaah langsung datang menuju RS dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan (Paspor , KTP , dan foto terbaru),” ujarnya.
Selanjutnya akan diarahkan untuk skrining , tindakan vaksin , observasi dan terakhir penerimaan buku kuning (ICV). Untuk buku kuning tersebut dapat bertahan selama 3 tahun dan maksimal vaksin dilakukan 14 hari sebelum keberangkatan. “Apabila terdapat jemaah yang akan melakukan vaksin , maka dapat langsung mendatangi RS Cahya Medika yang berlokasi di Jl. Raya Pakisan No. 24 Bataan, Tenggarang , Bondowoso,” terangnya. (wahyu)