
SEKARKIJANG.JEMBER – Dugaan skandal rekrutmen ASN PPPK masih terus berlanjut, hal ini diungkap oleh Ketua Satgas SATU RUMAH Moh. Khoiron Kisan. Ia mengungkapkan adanya Non ASN yang terdaftar dalam formasi administrasi padahal yang bersangkutan lulusan S1 Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah).

“SK tanggal 3 Januari 2021 ini landasan hukum perekrutannya apa ya? Apalagi ybs ini S1 PAI, sarjana guru tp kok terdaftar formasi administrasi di SDN Sumber Pinang Pakusari” Ungkapnya.
Ketua Satgas itupun kembali bertanya-tanya tentang dasar hukum yang digunakan untuk rekrutmen ASN PPPK. Bahkan kisan juga menerangkan tak sedikit Non ASN yang sudah lama mengabdi di serobot oleh “Siluman” Non ASN.
“Lagi-lagi yang tanpa dasar hukum kamu loloskan, kok makin banyak Ko Suko. Formasi kamu sedikitkan, tp non ASN siluman banyak nyerobot formasi non ASN yg sudah lebih puluhan tahun mengabdi, yg jelas kalah urusan kecepatan berpikir dg para siluman yg rata-rata masih muda. Entah keadilan macam apa yang sedang kau perjuangkan.” Ujar Kisan.
Proses rekrutmen Non ASN harusnya dapat diumumkan ke publik secara terang-terangan, agar masyarakat mendapatkan informasi dan kesempatan yang sama.
“Kalau begini jadi penasaran proses-proses rekruitmen para non ASN siluman ini bagaimana, ada pengumuman atau rekruitmen tertutup diam-diam dikasi SK menjelang pendataan?” Terang kisan.
Kisan menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum yang diduga menerobos peraturan untuk kepentingan diri sendiri dan golongannya. “Sungguh terlalu kalau rekruitmen tidak jelas dasar hukumnya seperti yang begini kau loloskan database BKN, gak cuma 1 tapi ratusan loh Sungguh menyedihkan kalau kenyataannya benar begitu” pungkasnya.