Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    SOSIALISASI PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI 2026, HET JADI SOROTAN UTAMA

    Januari 22, 2026

    TNI-POLISI IKUT BERSIHKAN AREA TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI KAMPUNG TENGAH KECAMATAN PALEMBAYAN AGAM SUMBAR

    Januari 19, 2026

    UKM MARCHING BAND SYMPHONY RAMA UNEJ BUKTIKAN PRESTASI RAIH JUARA 2 DI AJANG MARCHING BAND BERGENGSI INTERNASIONAL

    Januari 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Sekar Kijang NewsSekar Kijang News
    • Log In
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    SUBSCRIBE
    • News
    • Cangkruk
    • Ekonomi
    • Entertainment
    • Ragam
    Sekar Kijang NewsSekar Kijang News
    Home » REL YANG MELINTAS, LAYANAN YANG TAK SINGGAH: KETIMPANGAN AKSES KERETA API DI TIMUR JEMBER
    News

    REL YANG MELINTAS, LAYANAN YANG TAK SINGGAH: KETIMPANGAN AKSES KERETA API DI TIMUR JEMBER

    Sekar Kijang 2By Sekar Kijang 2Januari 7, 2026Updated:Januari 7, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
    Penulis: Bambang Herry Purnomo

    SEKARKIJANG.JEMBER – Kabupaten Jember selama ini dikenal sebagai simpul penting perkeretaapian di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. Bahkan, kantor DAOP IX PT Kereta Api Indonesia (KAI) berkedudukan di Jember. Namun ironisnya, bagi sebagian warga Jember, khususnya di wilayah timur, kehadiran rel kereta api justru lebih sering terasa sebagai gangguan, bukan sebagai solusi transportasi.

    Masyarakat di kawasan Kalisat, Ledokombo, hingga Sempolan menghadapi keterbatasan nyata dalam mobilitas sehari-hari. Layanan bus dan angkutan antarkota semakin jarang, jarak ke pusat Kota Jember cukup jauh, dan biaya perjalanan menjadi beban tersendiri, terutama bagi pelajar, mahasiswa, pasien rujukan kesehatan, dan pencari kerja. Dalam kondisi seperti ini, kereta api seharusnya bisa menjadi alternatif transportasi yang murah, cepat, dan andal.

    Namun fakta di lapangan berkata lain. Berdasarkan pengecekan langsung pada sistem resmi PT KAI, Access by KAI, yang merefleksikan GAPEKA operasional, Stasiun Ledokombo dan Stasiun Sempolan tidak tercantum sebagai stasiun pemberhentian layanan kereta api penumpang reguler. Artinya, kereta api melintas setiap hari di wilayah tersebut, tetapi tidak benar-benar “hadir” untuk masyarakat setempat. Sementara itu, Stasiun Kalisat, yang menjadi simpul utama wilayah timur Jember, juga hanya dilayani oleh jumlah pemberhentian yang sangat terbatas.

    Ketimpangan ini tidak hanya terjadi di wilayah timur. Stasiun Bangsalsari, yang secara geografis berada di wilayah barat Kabupaten Jember, juga menunjukkan kondisi serupa: jumlah pemberhentian dan pemberangkatan kereta api penumpang sangat minim dibandingkan intensitas lintasan yang melewati wilayah tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa persoalan layanan perkeretaapian di Jember bukan kasus terisolasi, melainkan pola yang perlu dikaji secara menyeluruh.

    Akibatnya, masyarakat yang tinggal di sekitar lintasan rel lebih banyak menanggung dampak negatif: kebisingan, risiko kecelakaan di perlintasan sebidang, serta keterbatasan ruang dan akses. Rel hadir, tetapi manfaatnya tidak singgah. Ini menciptakan ketidakseimbangan antara beban yang ditanggung masyarakat dan manfaat layanan yang mereka terima.

    Situasi ini menjadi semakin kontras jika dibandingkan dengan wilayah lain di lintasan yang sama, khususnya di Kabupaten Banyuwangi. Di sana, wilayah dengan karakteristik keterbatasan angkutan jalan yang relatif serupa justru dilayani oleh lebih banyak stasiun pemberhentian kereta api. Perbedaan ini sulit dijelaskan hanya dengan alasan teknis seperti jalur tunggal atau potensi keterlambatan, karena kendala yang sama tidak menghalangi peningkatan layanan di daerah lain.

    Dari sudut pandang pelayanan publik, infrastruktur transportasi nasional seharusnya tidak hanya memprioritaskan kelancaran lintasan, tetapi juga memastikan keadilan akses bagi masyarakat yang dilaluinya. Wilayah yang menjadi koridor pergerakan nasional semestinya ikut menikmati manfaat konektivitas, bukan sekadar menanggung dampaknya.

    Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, sudah seharusnya DAOP IX PT KAI memiliki program yang jelas dan terukur untuk mengaktifkan Stasiun Ledokombo dan Sempolan sebagai titik pemberhentian dan pemberangkatan kereta api penumpang. Program ini tidak harus berskala besar, namun dirancang secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat, keterbatasan moda transportasi alternatif, kesiapan prasarana minimum stasiun, serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan. Pendekatan semacam ini akan menempatkan perkeretaapian tidak semata sebagai infrastruktur lintasan, tetapi sebagai layanan publik yang adil dan berpihak pada wilayah yang selama ini hanya menjadi koridor, tanpa memperoleh manfaat akses yang sepadan. Dengan demikian, rel yang membelah desa dan kecamatan tidak lagi sekadar menjadi jalur yang dilalui kereta, tetapi benar-benar menjadi penghubung harapan dan akses hidup bagi masyarakat di sekitarnya. (*)

    Daop 9 Jember jember Keluhan Masyarakat. Kereta Api Jember sekarkijang Stasiun Bangsalsari Stasiun Kalisat Stasiun Ledokombo Stasiun Sempolan Transportasi Jember
    Previous ArticleDARI “LUKA” POLITIK RP 2 MILIAR MENUJU PODIUM GURU BESAR: KISAH PROF DR. SUWIGNYO WIDAGDO, SE., MM., MP GURU BESAR MANAJEMEN PEMASARAN STRATEJIK ITS MANDALA
    Next Article PERKEBUNAN MENJADI PILAR STOK DARAH!! KEBUN MUMBUL BERHASIL HIMPUN PULUHAN KANTONG
    Sekar Kijang 2

    Related Posts

    SOSIALISASI PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI 2026, HET JADI SOROTAN UTAMA

    Januari 22, 2026

    TNI-POLISI IKUT BERSIHKAN AREA TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI KAMPUNG TENGAH KECAMATAN PALEMBAYAN AGAM SUMBAR

    Januari 19, 2026

    UKM MARCHING BAND SYMPHONY RAMA UNEJ BUKTIKAN PRESTASI RAIH JUARA 2 DI AJANG MARCHING BAND BERGENGSI INTERNASIONAL

    Januari 19, 2026

    Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

    Don't Miss
    News

    SOSIALISASI PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI 2026, HET JADI SOROTAN UTAMA

    By GamaJanuari 22, 20260

    SEKARKIJANG.JEMBER – Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi bagi Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dan Penerima Pada Titik…

    TNI-POLISI IKUT BERSIHKAN AREA TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI KAMPUNG TENGAH KECAMATAN PALEMBAYAN AGAM SUMBAR

    Januari 19, 2026

    UKM MARCHING BAND SYMPHONY RAMA UNEJ BUKTIKAN PRESTASI RAIH JUARA 2 DI AJANG MARCHING BAND BERGENGSI INTERNASIONAL

    Januari 19, 2026

    ADA MEGATHRUST ANCAM LAUT SELATAN, SIBAT DESA KEPANJEN KECAMATAN GUMUKMAS JEMBER GELAR SOSIALISASI SIAGA BENCANA DAN REBOISASI DIBIBIR PANTAI

    Januari 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    SOSIALISASI PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI 2026, HET JADI SOROTAN UTAMA

    Januari 22, 2026

    TNI-POLISI IKUT BERSIHKAN AREA TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI KAMPUNG TENGAH KECAMATAN PALEMBAYAN AGAM SUMBAR

    Januari 19, 2026

    UKM MARCHING BAND SYMPHONY RAMA UNEJ BUKTIKAN PRESTASI RAIH JUARA 2 DI AJANG MARCHING BAND BERGENGSI INTERNASIONAL

    Januari 19, 2026

    ADA MEGATHRUST ANCAM LAUT SELATAN, SIBAT DESA KEPANJEN KECAMATAN GUMUKMAS JEMBER GELAR SOSIALISASI SIAGA BENCANA DAN REBOISASI DIBIBIR PANTAI

    Januari 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    Sekar Kijang platform digital menyajikan informasi berita terkini yang Jernih dan Inspiratif

    Our Picks
    New Comments
    • BAMBANG HERRY: BANJIR JEMBER ADALAH MASALAH STRUKTURAL, MINTA PEMDA LAKUKAN PENGAWASAN - Sekar Kijang News pada AEP MINTA GUS BUPATI TINDAK PENGEMBANG NAKAL
    • AEP MINTA: BUPATI TINDAK PENGEMBANG NAKAL - Sekar Kijang News pada GALANG DONASI KELILING KELAS, PMR WIRA SMKN 5 JEMBER SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA MELALUI PMI KABUPATEN JEMBER
    • HIPMI PEDULI SUMATERA: ULURAN TANGAN WARGA JEMBER DIBUTUHKAN, INI DROP POINT-NYA! - Sekar Kijang News pada HIPMI JEMBER APRESIASI PENUH GUS FAWAIT, LANGKAH STRATEGIS MEMBANGUN PERTUMBUHAN EKONOMI
    • HIPMI JEMBER APRESIASI PENUH GUS FAWAIT, LANGKAH STRATEGIS MEMBANGUN PERTUMBUHAN EKONOMI - Sekar Kijang News pada SEJARAH BARU!! BUPATI JEMBER RESMIKAN PENERBANGAN PERDANA JEMBER-DENPASAR
    Sekar Kijang News
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tentang Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    © 2026 SekarKijang.com. Designed by @imron_designer.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.