SEKARKIJANG.JEMBER – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat dan kearifan lokal. Pengabdian masyarakat tersebut digawangi oleh Fuad Nasir, S.Sos., M.I.Kom ketua tim, bersama empat anggota, yakni Muhamad Farhan, Peni Arianita Wardani, Nur Afni Rachman, dan Astrid Hidayanti Anada Putri.
Tim tersebut merupakan gabungan dosen dari Prodi Produksi Media dan Destinasi Pariwisata. Kegiatan pengabdian tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pariwisata, tetapi juga diarahkan pada penguatan identitas dan komunikasi destinasi melalui branding.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan sejumlah perangkat pendukung promosi pariwisata yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa dan pengelola wisata Desa Panti. Dalam kegiatan tersebut, tim juga menyerahkan papan informasi pariwisata dan rambu penunjuk jalan yang diharapkan dapat membantu pengunjung memperoleh informasi mengenai potensi dan daya tarik wisata yang dimiliki Desa Panti.
“Selain itu, tim pengabdian juga memberikan template branding untuk media sosial wisata Desa Panti. Template tersebut dirancang sebagai perangkat komunikasi visual yang dapat digunakan secara berkelanjutan dalam memproduksi konten promosi di berbagai platform media social,” kata Fuad Nasir, S.Sos., M.I.Kom ketua tim pengabdian Polije. Dengan adanya template ini, pengelola diharapkan dapat menyampaikan informasi wisata secara lebih konsisten, menarik, dan mudah dikenali oleh masyarakat.
Menurut tim pengabdian, pengembangan destinasi tidak cukup hanya dengan memiliki potensi wisata. Diperlukan kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi tersebut sekaligus mengomunikasikannya kepada khalayak secara efektif. Karena itu, aspek branding dan pemanfaatan media digital menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik serta memperkenalkan potensi Desa Panti kepada calon wisatawan. Kegiatan pengabdian ini juga merupakan bagian dari inisiatif yang dibesut dan berada dalam pengawasan Prof. Dr. Muksin, S.P., M.Si., Guru Besar Politeknik Negeri Jember.
Dalam pelaksanaannya, Prof. Muksin juga menginisiasi beberapa tim pengabdian masyarakat lainnya yang turut melaksanakan kegiatan di Desa Panti. Kolaborasi berbagai tim pengabdian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Panti.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan jangka pendek, tetapi juga pada keberlanjutan program dan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal secara mandiri. Melalui pemberian fasilitas informasi, rambu jalan, penguatan branding, serta pelatihan pariwisata, tim berharap masyarakat Desa Panti dapat semakin siap mengelola dan mempromosikan potensi wisata yang dimiliki.
Fuad Nasir, S.Sos., M.I.Kom. mengatakan bahwa pengembangan pariwisata perlu menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pengelolaan destinasi. “Dengan keterlibatan masyarakat, potensi lokal dapat dikembangkan tanpa meninggalkan karakter dan identitas Desa Panti,”imbuhnya.
Melalui pelatihan ini, Ketua PIC Desa Panti sekaligus Ketua Komunitas Rumah Tunjung Indonesia, Irham Fidaruzziar, M.Tr.P mengungkapkan apresiasi kepada Politeknik Negeri Jember atas kerjasama dan kontribusi yang diberikan. “ Kami berharap aagr kerjasama ini berlanjut hingga tahun-tahun selanjutnya,” ujar Irham.
Ke depan, hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Desa Panti untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada kegiatan promosi, pengembangan tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan potensi desa secara terencana, melibatkan masyarakat, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga.
Dalam jangka panjang, berbagai upaya tersebut diharapkan dapat mendukung Desa Panti untuk berkembang menjadi Desa Wisata yang memiliki identitas kuat, mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, serta memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Kehadiran Politeknik Negeri Jember melalui kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat Desa Panti. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, masyarakat, dan para pelaku pariwisata, potensi Desa Panti dapat terus dikembangkan menjadi destinasi yang berkelanjutan dan berbasis pada kekuatan lokal. (art)