
SEKARKIJANG.JEMBER – Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (Prodi THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember (UNEJ) menggelar pelatihan Good Laboratory Practice (GLP) bagi para mahasiswanya pada Sabtu (13/6/2026). Acara dibuka oleh Dekan FTP UNEJ Dr. Ir. Sri Wahyuningsih, S.P., M.T.,IPM., ASEAN Eng. Dengan dipimpin ketua panitia Nurud DIniyah, S.TP., M.P., Ph.D.

Kegiatan yang dipusatkan di Kampus FTP UNEJ ini bertujuan untuk memberikan standarisasi dan kesiapan dini bagi mahasiswa sebelum memulai aktivitas riset di laboratorium. Pelatihan ini menghadirkan pemateri Dr. Triana Lindriati, S.T., M.P dan Prof. Dr. Ir. Herlina, MP., serta Nurud Diniyah, S.TP., M.P., Ph.D.
Dekan FTP UNEJ Dr. Ir. Sri Wahyuningsih, S.P., M.T.,IPM., ASEAN Eng berharap pelatihan Good Laboratory Practice (GLP) mahasiswa THP yang akan masuk laboratorium harus benar-benar faham dengan aturan main di laboratorium. Salah satunya cara memberikan pemahaman kepada mahasiswa adalah dengan pelatihan Good Laboratory Practice (GLP) ini.
Ketua Program Studi (Kaprodi) THP FTP UNEJ, Lailatul Azkiyah, S.T.P., M.P., Ph.D., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan agenda krusial untuk memastikan seluruh aktivitas ilmiah di laboratorium berjalan sesuai dengan prosedur internasional yang aman dan valid. “Kegiatan ini sebagai bekal bagi mahasiswa untuk masuk ke laboratorium. Kami ingin para mahasiswa tahu betul SOP atau Standard Operating Procedure saat berada di dalam laboratorium,” ujar Lailatul Azkiyah di sela-sela kegiatan.
Laboratorium teknologi hasil pertanian memiliki karakteristik khusus yang melibatkan penggunaan bahan kimia, mikroorganisme, serta peralatan analitik yang sensitif. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai GLP menjadi syarat mutlak yang harus dikuasai mahasiswa sebelum mereka melakukan penelitian tugas akhir maupun praktikum.
“Melalui pelatihan ini, mahasiswa dibekali berbagai materi penting, mulai dari aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), manajemen pengelolaan alat dan bahan kimia, pencegahan kontaminasi silang, hingga akurasi pencatatan data hasil riset,” ketua panitia Nurud DIniyah, S.TP., M.P., Ph.D.
Dengan diterapkannya standar GLP ini, Prodi THP FTP UNEJ berharap dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja di laboratorium (zero accident) sekaligus meningkatkan kualitas hasil penelitian mahasiswa agar memiliki validitas yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan di dunia ilmiah. Pelatihan yang berlangsung interaktif ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa yang bersiap memasuki tahapan riset, sebagai bagian dari komitmen FTP UNEJ dalam mencetak lulusan dan peneliti yang kompeten serta disiplin. (art)